KPU Kabupaten Banjarnegara menggelar evaluasi fasilitasi kampanye Pemilu 2019

KPU Kabupaten Banjarnegara menggelar evaluasi fasilitasi kampanye Pemilu 2019

KPU Banjarnegara Gelar Evaluasi Fasilitasi Kampanye

BANJARNEGARA – KPU Kabupaten Banjarnegara menggelar evaluasi fasilitasi kampanye Pemilu 2019, di Yudha Room kompleks Surya Yudha Park, Kamis (08/08/2019).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan partai politik peserta Pemilu 2019, tim kampanye pasangan calon presiden-wakil presiden, Bawaslu, kepolisian, TNI, Kesbangpolinmas dan para pihak terkait serta media massa.

Evaluasi dibuka oleh Ketua KPU Banjarnegara Bambang Puji Prasetya, dengan menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan koordinasi yang baik para pihak selama tahapan kampanye Pemilu 2019.

Seperti diketahui fasilitasi kampanye dilakukan sebagai pelaksanaan amanat dalam undang-undang pemilu serta peraturan KPU RI. Antara lain dalam bentuk fasilitasi pembuatan atau pencetakan alat peraga kampanye (APK) dalam bentuk spanduk dan baliho dengan ukuran dan jumlah tententu.

Anggota KPU Banjarnegara M Syarif SW dalam kesempatan itu mengatakan fasilitasi APK sudah dilakukan 100 persen. Hanya saja masih ada APK calon anggota DPD yang justru tidak diambil hingga tahapan pemilu selesai.

”Masih ada APK calon anggota DPD yang tidak diambil padahal sudah dicetak sesuai desain yang disetorkan,” katanya.

Dalam proses fasilitasi tersebut, KPU Banjarnegara sejak awal selalu berkoordinasi dengan tim kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden, perwakilan atau penghubung parpol peserta pemilu dan juga penghubung calon anggota DPD.

”Memang ada beberapa calon anggota DPD yang tidak punya LO atau penghubung di kabupaten sehingga menyulitkan dalam berkoordinasi terkait fasilitasi APK,” imbuhnya.

Saran

Para peserta evaluasi yang kebanyakan perwakilan parpol peserta pemilu, menyampaikan beberapa saran dan kritik atas tahapan kampanye. Antara lain yang disampaikan Heru Santosa dari PKS, pihaknya menyarankan jumlah APK yang difasilitasi lebih banyak.

”Setidaknya satu kecamatan satu baliho dan satu desa satu spanduk,” ujarnya.

Bawono dari Partai Golkar, menyampaikan saran agar APK yang difasiitasi ukurannya jangan terlalu besar karena sulit dipasang. Selain itu mudah roboh dan biaya pemasangannya juga lumayan membebani.

”Kami sarankan ukurannya dikurangi tapi fasilitasi sampai dengan pemasangan di lokasi yang ditentukan,” katanya.

Secara umum para peserta memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Banjarnegara yang sukses dengan partisipasi yang tinggi dalam sejarahnya, mencapai 76 persen.

Berbagai saran dan masukan itu selanjutnya akan dilaporkan kepada KPU RI melalui KPU provinsi oleh KPU kabupaten.(*)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *